Diperbarui: 13 Aug 2026

Sejarah Universitas Khairun

Universitas Khairun pertama kali didirikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Utara bersama tokoh masyarakat pada tanggal 15 Agustus 1964 melalui pendirian Yayasan Pembina Pendidikan Khairun. Nama Khairun sendiri diambil dari sosok pahlawan nasional yang juga merupakan Sultan Ternate XXIII, yaitu Sultan Khairun. Pada tanggal 15 Februari 1965 Universitas Khairun terdaftar sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 100/B/SWT/1965.

Sejalan dengan pembentukan Provinsi Maluku Utara dan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 18 Tahun 2004 tanggal 17 Maret 2004, Universitas Khairun berubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 126/0/2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Khairun yang membina 2 biro, 1 lembaga, 4 UPT yang termasuk UPT Perpustakaan, dan 7 Fakultas.

Masa Awal dan Pendirian (1964)

    • Lahir dari gagasan dan perjuangan tokoh masyarakat Maluku Utara yang ingin memiliki lembaga pendidikan tinggi sendiri.
    • Belum memiliki gedung tetap, sehingga kuliah pertama menumpang di Gedung SMEA Takoma dan Gedung DPR (bekas Kantor Gubernur).
    • Membuka penerimaan mahasiswa baru perdana pada tahun akademik 1965–1966.

Status dan Perkembangan (2026)
Berjalan sebagai perguruan tinggi swasta selama puluhan tahun di bawah Yayasan Pembina Pendidikan Khairun.
Pada tahun 2004, pemerintah resmi menasionalisasi Universitas Khairun menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Keputusan Presiden RI Megawati Soekarnoputri pada tanggal 17 Maret 2004 Kepres RI No.18 Tahun 2004 Tentang Pendirian Universitas Khairun Tahun 2004
Berkembang pesat dengan memiliki beberapa lokasi kampus utama di Kota Ternate, yaitu Kampus I yang berlokasi di kelurahan Akehuda, Kampus II yang berlokasi di kelurahan Gambesi, Kampus III yang berlokasi di kelurahan Jati dan Kampus IV yang berlokasi di kabupaten Halmahera Barat Kecamatan Jailolo Timur Desa Bobaneigo Madihutu dusun Bangko.

Fakultas dan Program Studi (data per Agustus 2026)
Universitas Khairun (Unkhair) saat ini memiliki 8 Fakultas untuk Program Sarjana (S1) dan 1 Program Diploma (D3), serta Program Pascasarjana dan Program Profesi. Secara keseluruhan, kampus Universitas Khairun mengelola 52 program studi.

Program Sarjana (S1) dan Diploma (D3)
1. Fakultas Hukum (Prodi: Ilmu Hukum) 2. Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Prodi: Akuntansi, Ekonomi Pembangunan, Manajemen) 3. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Prodi: Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Fisika, Pendidikan Geografi, Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Kimia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) 4. Fakultas Pertanian (Prodi: Agribinis, Agroteknologi, Ilmu Tanah, Kehutanan, Teknologi Hasil Pertanian, Peternakan) 5. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (Prodi: Ilmu Kelautan, Manajemen Sumber Daya Perairan, Budidaya Perairan, Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan) 6. Fakultas Ilmu Budaya (Prodi: Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Ilmu Sejarah, Antropologi Sosial, dan Program D3 Prodi Usaha Perjalanan Wisata) 7. Fakultas Teknik (Prodi: Arsitektur, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknik Mesin, Teknik Pertambangan, Teknik Sipil) 8. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (Prodi: Pendidikan Dokter, Farmasi, Psikologi)

Program Pascasarjana Magister (S2) dan Doktoral (S3)
1. Program Magister S2 (Prodi S2: Ilmu Ekonomi, Ilmu Hukum, Ilmu Kelautan, Ilmu Pertanian, Manajemen, Pendidikan Biologi, Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Matematika, Teknik Sipil) 2. Program Doktoral S3 (Prodi S3: Manajemen)

Program Profesi
1. Program Pendidikan Profesi Guru  2. Program Profesi Dokter  3. Program Profesi Insinyur